wibiya widget

Mobnas Juga Bisa Dipakai Usaha, Harganya Rp 50 Juta Saja



img


Makassar - Mobil nasional buatan PT Industri Kereta Api (Inka) yakni Gulirkan Energi Alternatif (GEA) bisa juga dipakai untuk berwirausaha. Di Makassar, Sulawesi Selatan, mobil GEA bertransformasi menjadi sebuah mobil toko atau Moko.

Mobil lokal ini dikembangkan PT Inka menggandeng Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Universitas Hasanuddin.

Mobil untuk usaha ini menggunakan mesin 4 Tak 2 Silinder dengan dua varian 550 cc dan 650 cc. Mobil sedang dirakit di Balai Logam Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulsel, kawasan pergudangan Bontoa, di Jalan Ir Sutami, Makassar.

Kepala Dinas Perindustrian & Perdagangan Sulsel, Irman Yasin Limpo yang ditemui detikOto menyebutkan sebanyak 80 persen komponen mobil Moko, seperti sasis, karoseri dan bodi diproduksi di Balai Logam Disperindag Sulsel, dengan melibatkan beberapa siswa SMK Negeri 5 Makassar.

Irman menambahkan pihaknya akan melibatkan pihak perbankan untuk membantu proses pemasaran mobil Moko.

"Kami menargetkan bisa memproduksi 50 unit pertahun, saat ini sudah banyak yang memesan seperti PT Kima dan beberapa perusahaan properti di Makassar," ujar Irman.

Sementara menurut Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mobil Moko tidak kalah dengan mobil Esemka yang diproduksi siswa SMK di Solo. Ia berharap mobil Moko dapat digunakan oleh kelompok-kelompok tani di pedesaan atau pengusaha UMKM yang tersebar di kabupaten-kabupaten di Sulsel.

"Mobil ini targetnya memang untuk rakyat bagus dipakai usaha, dijualnya berkisar Rp 50 juta, belum perlu dipakai pejabat, yang pasti dirakitnya di Sulsel dengan melibatkan SDM dari Sulsel juga," tutur Syahrul.

Syahrul berharap pihak Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian mengeluarkan sertifikat layak jalan bagi mobil Moko. Ia juga berterimakasih pada pihak PT INKA yang melakukan pendampingan pada teknisi-teknisi muda yang terlibat dalam perakitan mobil Moko di Sulsel.
Share on Google Plus

About Petani Progresif

Google+ Followers