wibiya widget

Cara oke pelihara bumi


Mulailah dari diri sendiri
  • Peduli hidup dan masa depan lingkungan kita yang lebih baik
  • Selalu mencari tahu dan menambahkan pengetahuan tentang perubahan iklim serta cara mencegahnya
  • Sebarkan dan tularkan kepada orang dimana dan kapan saja
Hemat Energi Listrik
Penerangan di rumah biasanya menghasilkan 1/20 sampai 1/10 total emisi karbon rumah tangga dan sebagian besar alat elektronik di rumah tangga seperti televisi, kulkas, AC, penyedot debu, oven, setrika, mesin cuci, dan komputer menyerap listrik dalam jumlah besar, termasuk dengan membiarkannya dalam kondisi “stand by” tetap menyerap energi listrik.
Ingatlah :
  • Segera padamkan lampu bila sudah tidak diperlukan, sering kali kita lupa dan tidak peka dengan hal lain
  • Beralihlah dari penggunaan lampu pijar ke lampu naon atau ke jenis lampu lain yang hemat energi
  • Gunakan pangkal listrik yang memiliki tombol “on/off”, sehingga aliran listrik bisa dihentikan bila sudah tidak terpakai
  • Matikan alat elektronik kita walaupun dalam kondisi “stand by
  • Bila memungkinkan atau sedang membangun rumah, maka buatlah ruangan terbuka di rumah sehingga cahaya matahari dan aliran udara dapat masuk setiap saat, untuk meminimal pengguanaan lampu penerangan.
Habis Manis, Sepah Didaur Ulang
Pepatah dahulu mengatakan “habis manis sepah dibuang”, tapi kini kita harus berpikir lebih jauh lagi, karena jika membuang sampah terus menerus tanpa mengolahnya lebih lanjut atau didaur ulang akan mengakibatkan pencemaran lingkungan.
Ingatlah :
  • Lakukan pemilihan sampah organik dan non-organik, yang organik dapat dijadikan kompos dan yang non-organik dapat didaur ulang untuk dijadikan produk-produk lainnya
  • Jangan bakar sampah karena bisa menghasilkan karbondioksida dan mengakibatkan polusi udara
  • Kalau bosan dengan barang-barang lama, boleh juga menggalakan “garage sale”, siapa tahu barang-barang bekas kita bisa dimanfaatkan oleh orang lain
Hemat BBM & Bijak Gunakan Moda Transportasi
Berdasarkan data WWF sektor transportasi menyumbang 27% emisi CO2 dari pembakaran bahan bakar fosil serta dari pemaparan Kementrian ESDM tahun 2006, cadangan minyak Indonesia diperkirakan tinggal 18 tahun saja.
Lakukanlah :
  • Berangkat ke kantor secara bersama dengan seluruh anggota keluarga atau teman-teman yang memiliki tujuan yang searah. Selain menghasilkan efisiensi biaya cara ini tentunya akan membangun kebersamaan dan keakraban
  • Bila memungkinkan hindari penggunaan alat transportasi pribadi dengan menggunakan kendaraan transportasi masal seperti kereta api, bus/busway yang nyaman dan aman ataupun kendaraan umum lainnya. Tentu cara ini akan menghemat pengeluaran uang dibandingkan membawa kendaraan sendiri
  • Gunakan transportasi yang ramah lingkunagan seperti sepeda atau berjalan kaki ke tempat yang dekat
  • Jangan ngebut di jalanan karena dengan mengendarai mobil 50 km/jam kita akan hemat energi sebanyak 25% dibanding 70 km/jam.
Hemat Air
Menurut data WHO, air yang layak dimanfaatkan manusia 2,5%, dan hanya kurang dari 1% dari jumlah tersebut yang dapat di konsumsi manusia, sisanya 97,5% merupakan air laut. Pada tahun 2003, Indonesia menempati urutan kelima sebagai negara kaya air di dunia, dengan 2.779 milimeter rata-rata curah hujan per tahun. Namun 66% dari air hujan itu berubah menjadi air melimpah yang banyak menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor, akibat tidak terserap tanah yang sudah gundul, akibat perusakan hutan terus menerus. Dan ternyata pada tahun 2006 setidaknya 90 juta rakyat Indonesia tidak memiliki akses ke air bersih.
Ingatlah :
  • Kita harus menghemat penggunaan air
  • Mandi dalam jangka waktu yang lama tentunya akan menghabiskan air
  • Ketika menggosok gigi, menyabuni badan, atau mencukur jenggot, sebaiknya air dimatikan terlebih dahulu
  • Sebaiknya siram tanaman pada waktu malam hari, agar air tidak menguap sehingga tidak perlu menggunakan air telalu banyak
  • Buat juga sumur resapan air di rumah, sehingga dapat menampung air hujan untuk keperluan rumah tangga
Hindari Plastik
Plastik merupakan benda yang lama terurai di alam bahkan membutuhkan waktu 1000 tahun untuk diuraikan secara alami oleh bumi, seringkali menumpuk menjadi sampah apalagi kalau di tempat umum di luar TPA (tempat pembuangan akhir) seperti pantai, hutan, gunung ataupun sungai dan selokan sehingga menyebabkan dampak yang luar biasa saat hujan lebat, bahkan seringkali membuat banjir dan jalanan tergenang karena terhambatnya air mengalir melalui tempatnya.
Lakukanlah :
  • Saat berbelanja bawalah dan gunakan tas/keranjang belanja sendiri (lebih baik lagi bila tas yang terbuat dari bahan eceng gondok dan serat tebu yang ramah lingkungan)
  • Bila memungkinkan dan tersedia mintalah bungkus/kantongyang terbuat dari kertas kepada toko tempat kita belanja
Daur Ulang Kertas
Kertas yang sering kita gunakan ternuat dari serat kayu, sehingga semakin banyak kertas digunakan semakin banyak pula pohon yang ditebang. Bayangkan hutan Indonesia yang terbesar kedua di dunia dan berfungsi sebagai paru-paru bumi, kini luasnya semakin berkurang akibat penggundulan dan pembalakan liar rata-rata 1,19 juta hektar per tahun. Akibatnya bencana banjir dan longsor kerap terjadi terutama pada musim hujan, karena penyerapan air dan mineral tidak berjalan.
Lakukanlah :
  • Hemat kertas dengan mencetak di kedua sisi dan dengan menggunakan kembali kertas bekas
  • Sebisa mungkin gunakan kertas daur ulang
  • Manfaatkan elektronik/digital file dalam hal surat menyurat jaringan komputer dan internet
Kembali ke Alam
Produk kebutuhan sehari-hari seperti sampo, sabun dan makanan yang kita gunakan sekarang ini banyak mengandung unsur kimia, yang tentunya membutuhkan energi pengolahan dan tidak baik untuk tubuh kita.
Cobalah :
  • Menggunakan bahan-bahan alami dengan manfaat yang sama untuk rambut dan tubuh kita. Contohnya jeruk segar, minyak zaitun, lidah buaya. Negara kita juga salah satu pionir Spa yang banyak menggunakan produk alami lokal untuk perawatan dan relaksasi tubuh
  • Mulailah mengkonsumsi makanan organik
Ayo Tanam Pohon dan Berkebun
Setiap hari tubuh kita membutuhkan oksigen, pergi menggunakan moda transportasi (mobil, motor, pesawat) memerlukan oksigen, selanjutnya seluruh aktivitas tersebut kita menghasilkan CO2. Padahal kita tidak pernah membayar atau membeli sedikitpun terhadap oksigen yang kita pergunakan tersebut. Sangatlah tidak adil kepada alam bila  kita hanya mengambil oksigen terus tanpa sedikitpun menabung untuk penyerapan CO2 yang dihasilkan oleh kita.
Lakukanlah :
  • Usahakan menanam pohon apa saja disekitar rumah kita
  • Bila kita hendak atau sudah bepergian jauh dan menggunakan moda transportasi maka lakukanlah penanaman pohon untuk membayar kembali oksigen yang kita serap dan CO2 yang kita keluarkan
  • Bila tidak memiliki lahan untuk menanam pohon, bergabunglah dengan berbagai organisasi yang melakukan kegiatan penanaman pohon
Bawa Makanan dari Rumah
  • Kebiasaan untuk membeli makanan atau jajan saatistirahat mengakibatkan lebih banyak pembuangan bungkusan sampah dan emisi karbon dari proses pembuatannya. Kondisi ini bisa dikurangi dengan membawa makanan dari rumah, selain tidak menghasilkan sampah juga dapat menghemat pengeluaran dan tubuh mengkonsumsi makanan yang lebih sehat
Liburan ? Piknik Yuk !
  • Piknik ke taman, hutan, perkebunan dan penggunaan itu banyak gunanya, selain kita bisa bersosialisasi dengan teman dan keluarga, kita juga menikmati keindahan alam yang segar dan kaya akan aneka flora dan fauna
  • Kebiasaan ini akan membuat kita semakin mencintai bumi dan akan melakukan langkah-langkah untuk menjaganya. Anak-anak, sebagai generasi penerus bangsa juga akan menjadi lebih cinta kepada lingkungan
Gunakan Produk Lokal dan Ramah Lingkungan
  • Dalam membeli barang perhitungkan juga energi yang dipergunakan, saat produksi dan pengirimannya (transportasi dari pabrik sampai ke konsumen), tentunya memanfaatkan produk asing yang harus diimpor dari luar negeri membutuhkan bahan bakar dalam jumlah besar dibandingkan produk lokal
  • Menggunakan produk lokal juga dapat meningkatkan perekonomian nasional kita
  • Ikuti pula nilai-nilai tradisional warisan leluhur kita yang didalamnya penuh pesan kecintaan terhadap bumi
  • Produk ramah lingkungan, biasanya menggunakan tanda tersendiri seperti : untuk produk-produk yang berasal dari kayu; untuk lemari es, AC, hair spray, parfum spray serta spray pengharum ruangan, pembasmi serangga; untuk alat pemadam kebakaran
  • Produk elektronik pilihlah pilihan yang hemat energi (rendah daya listrik/watt)
  • Kendaraan lebih ramah lingkungan (beremisi rendah dan hemat bahan bakar, seperti biosolar dan hibrida)
Jadilah Pejuang Lingkungan
  • Bertindaklah bila melihat terjadinya perusakan lingkungan
  • Bisa menegur orang yang membuang sampah sembarangan
  • Bisa melaporkan kepihak yang berwenang (Polisi, Kementerian Negara Lingkungan Hidup dan Badan atau Dinas Lingkungan Hidup di daerah)
  • Bergabung dengan kelompok masyarakat pencinta lingkungan.
Disarikan dari berbagai Sumber.
Share on Google Plus

About Riant Daffa

Google+ Followers